Penanggung Jawab Rumah Sehat Afiat dan Pengkaji Kedokteran Nabi

Saturday, December 25, 2010

Mengatasi Sesak Napas Anak

Assalamu'alaikum wr wb

Dokter, putri saya berusia 18 butan. Hampir setiap bulan diserang batuk dan pilek. Setiap kali batuknya kambuh, ia susah sekali bernapas. Pada malam hari, napasnya sampai berbunyi. Apabila batuk biasanya disertai muntah. Saya selalu periksa ke dokter. Dokter bilang hanya batuk biasa dan tidak ada yang berbahaya. Lalu dokter memberi resep, begitu seterusnya. Masalahnya adalah saya takut terlalu sering mengonsumsi obat kimia, terutama antibiotik akan terpengaruh buruk terhadapnya, apalagi usianya masih terlalu kecil. Perlu saya sampaikan kepada dokter, selama dua tahun ini kami selalu tinggal berpindah-pindah, dua Pekan sekali, dari daerah yang erudara sejuk di bawah kaki gunung Kerinci ke daerah yang berudara lebih panas atau sebaliknya.

1. Bagaimana mengobati batuk dan pilek anak saya tanpa obat-obatan kimia?
2. Apa yang seharusnya dilakukan agar nafas anak saya tidak sesak?

Bunda Hilwa
Komplek SMKN 1 Kayu Aro,
Kerinci

***

Wa'alaikumussalam wr wb

Segala puji hanya bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad saw. Bunda Hilwa, alangkah bahagianya Ibu sudah dikaruniai anak. Sayangnya, data anak Ibu kurang lengkap, terutama berat badan dan tingginya serta sudah sejauh mana kemampuannya sekarang. Apakah sudah bisa berbicara, jalan atau lainnya? Kenapa semua ini ditanyakan karena memberikan obat kepada anak harus mempertimbangkan semua hal ini. Saya sangat prihatin jika anak sejak bayi sudah harus akrab dengan obat kimia, apaiagi antibiotika. Tapi sekarang belum terlambat.

Baiklah saya coba jawab pertanyaan Ibu. Kalau anak sering sakit, itu artinya daya tahannya rendah. Karena itu, tingkatkan daya tahan tubuhnya. Caranya sebagai berikut:

- Berikan susu+madu, pagi dan sore.

- Usahakan diberi buah pisang setiap hari sekurangnya 1 potong pisang Ambon ukuran sedang/kira-kira panjang 12 cm dengan diameter kira-kira 3-4 cm. Ini untuk menambah kalsiumnya.

- Berikan perasan 2 butir tomat buah ukuran sedang, jadikan 1 cangkir. Sebagai pemanis berikan madu 1 sendok teh, berikan sekali sehari. Dengan semua ini insya Allah akan jarang sakit.

- Jika batuk menyerang maka berikan ekstra oralit 1 sachet dibuat 2 gelas. Minumkan sedikit-sedikit.

- Untuk mengatasi hidung tersumbat, buatlah larutan garam dapur, 1/2 sendok teh garam dapur ditambah 4 sendok makan air matang. Kemudian ambil larutan tadi dengan kapas, lalu teteskan 1 tetes pada hidung yang tersumbat. Tiap jam sekali sampai hidung tidak tersumbat lagi.

***

(Dikutip dari majalah Sabili No. 2 TH. XV hal. 77)

Mengobati Mata Minus


Assalamu'alaikum wr wb

Dokter, saya seorang laki-laki berumur 31 tahun dengan tinggi 165 cm dan berat 60 kg. Sehari-hari bekerja di sebuah pabrik susu. Saya mempunyai masalah penglihatan, minus 1,5 untuk mata kanan dan 0,25 untuk mata kiri. Itu pada tahun 2001. Di tahun 2006 mata kanan bertambah minus 2,5 dan kiri minus 0,75. Saya sudah mencoba mengobatinya, mulai dari pakai pil ikan Salmon, jus wortel, timun, daun sirih, bawang merah, madu sampai darah belut, namun tidak ada perubahan. Saya tak ingin pakai kacamata atau lensa kontak. Bagaimana cara penyembuhannya? Terima kasih atas bantuannya. Surat ini mewakili rekah-rekan sekerja yang mempunyai masalah sama.

Amung Sunarya
Pasawahan — Cicurug,
Sukabumi

***

Wa'alaikumussalam wr wb

Segala puji bagi Allah, kepada-Nya kita mohon perlindungan dari segala
urusan dunia yang memberati kita. Shalawat dan salam bagi junjungan dan
suri teladan kita Muhammad saw, kerabat dan sahabatnya.

Jika dikatakan bahwa teman-teman sekerja mempunyai masalah yang sama, itu artinya kita patut curiga bahwa ini adalah penyakit akibat kerja. Alangkah baiknya jika Anda meminta dokter puskesmas setempat memeriksa, apakah pekerjaan berhubungan dengan sinar terang yang terus-menerus, radiasi komputer, atau tempat kerja terlalu gelap dan pekerjaan berhubungan dengan bahan kimia yang bisa meracuni sehingga mengganggu penglihatan.

Kebiasaan sehat yang sudah dilakukan saya pikir akan baik jika dilakukan terus, yaitu minum jus wortel. Malah bisa selang sehari dengan jus tomat yang diketahui mengandung zat lycopene yang membantu menyehatkan retina. Jika gangguannya di retina atau lensa, saya yakin insya Allah akan teratasi. Tapi saya juga minta agar diperiksakan mata apakah ada gejala glaucoma, yaitu kelainan tekanan bola mata. Hal ini akan mempercepat penurunan ketajaman mata yang bisa berakhir dengan kebutaan.

Selanjutnya kebiasaan menonton TV berjam-jam dengan jarak nonton yang terlalu dekatm bisa diperbaiki. Begitu pula membaca buku ataupun koran hendaknya dilakukan dengan penerangan yang cukup. Mungkin usaha lain yang halal bisa diteruskan. Jangan panik dan tentunya dengan diiringi doa kepada Allah yang Maha Menyembuhkan penyakit.

***

(Majalah Sabili No. 2 TH. XV hal. 76-77)

Menanggulangi Sifat Feminim pada Pria

Assalamu'alaikum wr wb

Dokter, saya seorang laki-laki berumur 28 tahun. Waktu kecil saya suka bergaul dengan anak perempuan, bahkan seringkali saya berpenampitan seperti perempuan. Akibatnya, sampai saat ini, sebagai laki-laki saya merasa kurang "greng."

Saya cenderung lebih suka pada laki-laki. Sejak umur 13 tahun saya sering melakukan onani dan itu terus berlanjut sampai sekarang. Biasanya saya membayangkannya dengan laki-laki. Saat ini, saya sudah memiliki calon istri. Saya akan segera menikah untuk keluar dari ma-salah ini.

Di benak saya sering muncul pikiran, Tuhan tidak adil karena menciptakan saya dalam keadaan seperti ini. Saya seringkali merasa iri dengan teman-teman yang terlahir normal dan hidup bahagia dengan keluarganya. Keadaan ini membuat saya minder sehingga seringkali aktivitas terhambat.

1. Bagaimana mengatasi masalah ini?
2. Adakah obat atau terapi yang bisa saya lakukan untuk mengatasinya?
3. Apakah kelainan saya ini bisa disem-buhkan?
4. Jika kelak saya sudah menikah, bisakah saya menunaikan peran sebagai suami secara biologis? Apakah saya bisa punya anak karena sering onani? Saya takut tidak bisa membahagiakan istri saya.

Atas jawaban dan bantuannya, saya ucapkan jazakumullah khairan.
NN, Surabaya

***

Wa'alaikumussalam wr wb

Semoga Allah SWT mencurahkan rahmat-Nya yang tidak henti-hentinya kepada kita sekalian. Shalawat dan salam kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw. Saudaraku, banyak pertanyaan yang Anda sampaikan yang dibaliknya banyak pula mengandung harapan. Allah SWT melihat kita dan mengetahui hati kita. Allah akan memudahkan setiap orang yang berkehendak baik. Dalam sebuah hadits qudsi Allah berfirman, Apabila hamba-Ku datang kepada-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari."
Jika Anda ingin kebenaran maka atas kuasa Allah tidak ada yang tidak mungkin. Baiklah saya jawab pertanyaannya.

1. Cara mengatasi masalah Anda adalah meningkatkan pergaulan dengan pria yang shalih sebanyak-banyaknya. Sebab, bergaul dengan orang shalih akan membuahkan keshalihan. Perbanyaklah mengkaji al-Qur'an, bangunlah bertahajjud pada malam hari sekitar pukul tiga dini hari, lalu mintalah pertolongan Allah. Bacalah sejarah perjuangan para sahabat agar ghirah (semangat) keislaman Anda selalu ada. Semua hal yang berhubungan dengan seks selalu dimulai dengan khayalan-khayalan. Karena itu, giatkan diri Anda dengan amalan-amalan shalih. Insya Allah Anda akan terbantu secara perlahan-lahan menuju pola hidup normal.

2. Terapinya seperti yang saya sampaikan di atas.

3. Kalau saya ditanya tentang kesembuhan Anda, maka jawabnya adalah tergantung pada diri Anda sendiri. Dengan memaksakan diri menekan hawa nafsu, maka nafsu akan terkendali. Para ulama mengajarkan agar kita pandai menekan paksa nafsu kita karena nafsu harus ditekan paksa. Jika tidak, pasti tak akan tunduk. Pada mulanya, Anda akan 'berperang' melawan diri Anda. Dengan keberanian melawan disertai memohon pertolongan Allah, kita akan bisa menaklukkannya. Persis seperti meiaksanakan puasa sunnah, dimana orang lain tidak melakukannya. Mula-mula akan terasa berat, tapi kemudiannya akan berjalan dengan nikmat.

4. Saya yakin Anda bisa memuaskan istri Anda dan akan mempunyai anak atas izin Allah. Tapi perlu jihad melawan nafsu yang tidak wajar itu. Dekatkan diri kepada Allah dengan banyak-banyaklah membaca: Rabbi a'udzu-bika min hamaazaatisy-syayaathin wa a'udzu-bika rabbiy ay-yahdhurun, agar dijauhkan dari bisikan syetan dan kehadirannya.

Demikianlah saudaraku. Dalam setiap perjuangan dibutuhkan kegigihan. Dalam setiap kegigihan pasti ada jalan. Orang beriman pantang berputus asa karena pada suatu titik dimana seseorang mencapai batas maksimal kemampuannya, Allah pasti akan menolongnya. Percayalah.

Wallahu a'alam bish-shawab

Thursday, December 23, 2010

Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Assalamu'alaikum Wr Wb
Dokter yang semoga selalu diridhai Allah SWT. Ibu saya sudah 11 tahun menderita sakit batuk. Kata dokter paru-parunya sudah rusak. Sampai sekarang Ibu saya selalu minum obat rutin dari dokter, tapi tidak juga membaik. Bahkan sekarang beliau tidak bisa tidur berbaring, karena kalau dibawa baring batuknya kumat. Saat ini Ibu saya juga tidak punya nafsu makan dan badannya sudah kurus. Saya khawatir kalau Ibu saya terus minum obat kimia dalam waktu yang lama akan berefek samping nantinya. Ibu saya sekarang berumur 59 tahun, mempunyai 5 orang anak. Untuk sekadar informasi, almarhum Bapak saya dulunya perokok. Mohon bagaimana pengobatannya menurut tibbun nabawi, syukran.
-Ummi Farhad, Jakarta

Wa'alaikumussalam Wr Wb
Penyakit ibunda dalam kedokteran disebut Penyakit Paru Obstruktif Kronik/PPOK, yaitu penyakit paru menahun yang ditandai dengan keterbatasan aliran udara di dalam saluran napas yang tidak bisa pulih, bahkan makin berat. Biasanya disebabkan oleh peradangan paru akibat terpapar gas/partikel berbahaya, yang memberi gejala sistemik. Gangguan ini dapat dicegah dan dapat diperbaiki. Penyebab utama PPOK adalah rokok, asap polusi dari pembakaran, dan partikel/gas berbahaya.

Gangguan aliran udara di dalam saluran napas disebabkan proses peradangan paru yang menyebabkan terjadinya peradangan saluran napas kecil dan kerusakan jaringan paru. Gejala dan tanda PPOK, di antaranya adalah: sesak napas, batuk kronis, banyak dahak, ada riwayat terpapar gas/ partikel berbahaya, pada pemeriksaan tampak buruknya fungsi paru. Biasanya penderita berusia di atas 40 tahun, dengan sesak napas yang makin parah dari hari ke hari dan makin buruk bila beraktivitas, keluhan dialami terus-menerus (tidak kambuh-kambuhan).

Berdasarkan kesepakatan para ahli pernapasan sedunia, PPOK dibagi atas 4 derajat:

1. PPOK Ringan: biasanya tanpa gejala, fungsi paru menurun tapi belum ada efek sistemik.
2. PPOK Sedang: fungsi paru menurun dengan gejala sistemik ringan.
3. PPOK Berat: fungsi paru menurun dengan gejala sistemik sedang.
4. PPOK Sangat Berat: ada gagal napas Icronik.

Pengobatan PPOK
Tujuan Penatalaksanaan PPOK
1. Mencegah progresifitas penyakit.
2. Mengurangi gejala.
3. Meningkatkan kemampuan latihan.
4. Mencegah dan mengobati komplikasi.
5. Mencegah dan mengobati serangan berulang.
6. Mencegah atau meminimalkan efek samping obat.
7. Memperbaiki dan mencegah penurunan fungsi paru.
8. Meningkatkan kualitas hidup penderita.
9. Menurunkan angka kematian.

Penatalaksanaan PPOK meliputi 4 program tatalaksana:
1. Evaluasi dan monitor penyakit.
2. Menurunkan faktor risiko.
3. Tatalaksana PPOK stabil.
4. Tatalaksana PPOK serangan akut.

Dalam kedokteran konvensional, pengobatan PPOK di antaranya
1. Berhenti merokok/mencegah terpapar gas/partikel berbahaya.
2. Menghindari faktor pencetus.
3. Vaksinasi influenza.
4. Rehabilitasi paru.
5. Pengobatan/medikamentosa diantaranya penggunaan pelonggar saluran napas kerja singkat, penggunaan pelonggar saluran nafas kerja lama, dan obat penghilang gejala simtomatik. Pemberian kortikosteroid dapat digunakan berdasarkan derajat PPOK.
6. Pada PPOK derajat sangat berat diberikan terapi tambahan oksigen.
7. Reduksi volume paru secara pembedahan atau endoskopi transbronkial.

Dalam metode pengobatan Nabi saw kita selalu memulainya dengan membiasakan diri dengan pola hidup sehat. Pola hidup sehat ini sekurangnya akan meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu proses recovery terhadap kerusakan jaringan paru tersebut di atas. Disamping itu ada beberapa metode pengobatan sebagai berikut:

• Mencegah terpapar gas/partikel berbahaya.
• Minumlah madu 2 X sehari @ 2 sendok makan untuk meningkatkan daya tahan tubuh secara umum.
• Untuk mengurangi batuk dan sesak napas minumlah campuran sbb.:
• Parutan bawang putih 3 sendok makan.
• Kapulaga 5 biji.
• CengMh 5 biji.
• Kayu manis 1 jari tangan.
• Adas manis @ 2 sendok teh.
• Gula batu 200 gram

Masukkan semua bahan dalam 1,25 gelas air minum, direbus hingga tersisa 1 gelas, angkat, dinginkan, saring, simpan dalam wadah yang steril, diminum 3 kali sehari @ 1 sendok makan, diminum sehabis makan. Lakukan itu sarnpai ada kemajuan yang berarti.

• Jangan lupa senantiasa kita ingat kekuasaan Allah dalam setiap penyembuhan, maka mintalah terus pertolongan dari Allah Demikianlah semoga bermanfaat, billahit taufiq wal hidayah, wassalam wr.wb.

***